Resensi Buku “Membaca Sejarah Ponpes Bahrul’ulum (Tambakberas, Jombang)”

Judul                           :Tambakberas, Menelisik Sejarah Memetik Uswah

Penulis                        :Tim Sejarah Tambakberas (Heru Najib,dkk)

Penerbit                       :Pustaka Bahrul Ulum

Jumlah Halaman          :XIII + 467 halaman

Tahun Terbit                :2017

Peresensi                     : Nur Himmatul Fitriyah (XI IIS 3)

            Pada dasarnya  buku ini membahas mengenai para masyayikh dzuriyyah dan sejarah Pondok Pesantren Tambakberas atau Bahrul’ulum. Buku ini berisikan 184 judul yang terbagi menjadi tiga bab pembahasan, yaitu Akar Sejarah (6 judul), Rintisan Sejarah (24 judul), dan Mozaik (154 judul).

            Pembaca dapat mengetahui hal hal yang masih tersembunyi mengenai pondok pesantren Tambakberas. Hikmah dan Ilmu banyak disisipkan dalam  kisah pada buku ini. Untuk bab pembahasan Akar Sejarah mengungkapkan mengenai sejarah berdirinya pondok pesantren Tambakberas dan beberapa kisah ulama beserta keistimewaannya. Bab selanjutnya hampir serupa dengan bab sebelumnya. Namun, lebih mendalam pembahasan mengenai ulama Bahrul’ulum. Dari sini, pembaca dapat mengetahui beberapa silsilah keluarga ulama Bahru’ulum. Bab Mozaik merupakan bab yang paling menarik, sebab pembaca akan dibawa menuju pembahasan dan kisah menarik. Banyak kisah pembesar Nahdlatul Ulama (NU) dan tokoh Nasional yang terangkum jelas dalam buku ini.Hal yang tidak dapat dinalar oleh akal pun juga ada di dalam buku ini. Seperti kutipan “Belum lagi kesaksian dari pak Ishom Ahmadi dengan riwayat dari ayahnya (bapak Ahmadi) Sambong bahwa Mbah Hamid ketika berjalan di tengah derasnya hujan,tapi tidak basah, termasuk bisa menghentikan hujan dan mendatangkan hujan. Hal yang demikian ini banyak yang menyaksikan, bahkan mendapatkan ijazahnya, diantaranya adalah Kiai khudori Ngrawan, guru senior Bahrul Ulum” (halaman 428).

            Buku ini juga dilengkapi bagan pohon keluarga Pondok Pesantren Tambakberas yang benar benar jelas.

            Kelebihan dari buku ini adalah gaya bahasanya yang akademis namun ringan dan mudah dipahami. Dari segi karakteristik tokoh-tokoh di dalamnya yang membuat si pembaca dapat langsung memahami karakter tokoh tersebut. Setiap ceritanya dirangkum hingga menjadi cerita pendek supaya para pembaca lebih merasa tertarik membaca buku ini. Banyak pelajaran yang dapat kita ambil dari dalamnya. Narasumbernya juga tertera jelas. Sampul dari buku ini juga sesuai dengan hal yang akan dibahas didalam buku.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *